Booming Tren Produk Cuka Apel Kaya Manfaat: Mitos atau Fakta ?

Cuka apel adalah cairan fermentasi buah apel dimana bakteri dan ragi mengubah gula menjadi alkohol dan akhirnya menjadi asam astetat. Cuka apel kaya akan mineral, seperti kalium, natrium, klorida, fosfor, kalsium, dan magnesium, dan mineral, seperti, tembaga, fluor, serta vitamin A, B1, B2, B6, C, dan E, bioflavonoid , dan pektin menjadikan cuka apel layak diproduksi dan dikonsumsi.

Seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih dari mengkonsumsi obat kimia menjadi obat herbal maka cuka apel pun banyak dicari. Namun apakah kekayaan manfaat cuka apel itu mitos atau fakta?

Penelitian Jurnal Ilmiah

Membuktikan peran cuka apel untuk berbagai khasiat kesehatan salah satunya adalah dengan menilik jumlah penelitian mengenai cuka apel yang sudah ditulis oleh para ahli. Ada beberapa klaim manfaat kesehatan cuka apel; diabetes, menstabilkan gula darah, tekanan darah, rematik sampai dengan asam urat. Dengan banyaknya variabel klaim bantuan cuka apel dalam proses penyembuhan berbagai gangguan fungsi tubuh, bisa dikonfirmasi melalui bantuan Google Scholar adanya ratusan penilitian megenai cuka apel.

Penelitian Reality oleh BBC

Di tahun 2016 dengan maraknya klaim cuka apel natural dalam membantu penyembuhan berbagai keluhan penyakit, stasiun televisi internasional milik Inggris Raya menggandeng Dr James Brown dari Aston University mengadakan penelitian kecil melibatkan puluhan sukarelawan mengetes khasiat cuka apel untuk kesehatan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan dalam 90 menit pertama konsumsi cuka apel dapat menyeimbangkan fungsi gula darah dalam tubuh. Hasil penelitian lebih lengkapnya dapat ditonton langsung melalui link berikut ini.

Buku Kumpulan Penelitian dan Manfaat Cuka Apel oleh Bragg

Pioneer herbal cuka apel di dunia, Bragg bahkan mengkompilasi berbagai penelitian mengenai manfaat cuka apel untuk kesehatan dalam sebuah buku. Buku dengan judul Apple Cider Vinegar Miracle Health System ini menjelaskan dengan gamblang sejarah cuka apel sampai klaim berbagai manfaatnya. Bahwa memang cuka apel yang adalah produk yang dibuat dengan proses alamiah adalah obat penyembuh herbal yang berkhasiat. Konsumsi produk cuka apel yang memang melalui proses alamiah ini pun tidak memiliki efek samping layaknya konsumsi produk obat yang melalui proses kimia industri.

Tentu saja Cuka Apel La Tamba adalah produk yang menerapkan proses fermentasi buah apel menjadi cuka dengan alami. Kami melibatkan petani lokal serta mengkaryakan pekerja terampil dan mengemas produk cuka apel dengan kualitas internasional—yakni produk herbal yang natural.

 

Berikut adalah beberapa manfaat cuka apel bagi tubuh kita:

Menurunkan berat badan

Menurut para ahli jika memadukan diet sehat, olahraga dan mengkonsumsi cuka apel akan membantu menurunkan berat badan. Para ahli juga mengatakan bahwa cara tepat mengkonsumsi cuka apel untuk menurunkan berat badan adalah dengan mencampurkanya pada salad. Namun perlu diingat melakukan diet apapun dengan berlebihan adalah hal yang tidak baik.

Manfaat pada kulit

Menurut dermatologi Dr. Marie Jihn dari American Academy of Dermatology, cuka apel dapat mengeringkan jerawat dan menghilangkan bekas jerawat. Sifat ati-bakterinya dapat membantu menjaga agar jerawat tetap terkendali, dan asam malat dan asam laktat yang ditemukan pada cuka apel dapat melembutkan, mengelupas kulit, mengurangi bintik merah dan menyeimbangkan pH kulit. Dr. Jihn juga menyatakan bahwa cuka apel baik untuk mengatasi masalah ketombe. Dr. Mehmet Oz mengatakan bahwa keasaman cuka apel dapat mengubah pH kulit kepala, sehingga membuat ragi semakin sulit tumbuh.

Membantu mengontrol gula darah

Menurut beberapa stdui, mengkonsumsi cuka apel dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Suatu studi membuktikan bahwa mengkonsumsi dua sendok makan cuka apel sebelum tidur dapat menghasilkan kadar glukosa yang lebih rendah pada esok paginya. Hsil studi lain yang dilakukan oleh Arizona State University menemukan bahwa orang-orang yang resisten terhadap insulin jika meminum campuran cuka apel dan air sebelum memakan makanan berkabrohidrat tinggi memiliki gula darah lebih rendah dari sebelumnya. Para ilmuwan berpendapat bahwa efek dari asam cuka apel adalah kuncinya.