Kesalahan Diet yang Mungkin Anda Lakukan
Diet dengan makan lebih sedikit tapi berat badan tidak kunjung juga berkurang. Padahal sudah susah-susah melakukan semua ritual diet. Mungkin saja anda telah melakukan kesalahan diet seperti yang disebutkan berikut:
Makan makanan palsu
Memang makanan yang sudah dalam paket produk penurunan berat badan seperti minuman dan makanan batangan mempermudah diet, tapi produk paketan ‘palsu’ ini mungkin tidak cukup memantu diet dalam jangka waktu panjang.
Menurut Manuel Villacorta, ahli diet dan spokesperson untuk Academy of Nutrition and Dietetics orang tidak akan merasa puas setelah memakan makanan semacam ini, karena makanan tersebut hanyalah makanan olahan.
Membakar minyak tengah malam
Bukan saja menghabiskan waktu untuk ngegym, untuk menurunkan berat badan, anda juga perlu menghabiskan waktu untuk tidur.
Ketika anda tidur kurang dari 5 sampai 6 jam dalam semalam, metabolisme dana perubahan hormon akan terjaid dalam tubuh anda. Hal ini akan mengganggu usaha untuk diet.
Kecapekan juga membuat anda makan lebih banyak. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang kurang tidur mengkonsumsi kelebihan 500 kalori seharinya.
Olahraga terlalu banyak
Ya, anda tidak salah baca. Olahraga memang penting, tapi faktanya, 80% waktu dan energi saat diet harusnya difokuskan pada nutrisi dan 20% sisanya pada olahraga. Villacorta menambahkan, “Jika saya memiliki klien yang berolahraga enam kali dalam seminggu, kadang saya akan memotong jadwal jadi separuhnya dan menyuruh mereka menghabiskan waktu lebih untuk berbelanja dan menjadwalkan menu makanan.”
Selalu memilih salad
Berlawanan dengan kepercayaan yang dianut para penggila diet, salad mungkin tidak mengandung cukup karbohidrat untuk mengontrol hormon lapar, begitu menurut Villacorta. Ia menyarankan sup sehat, sandwich atau seporsi nasi merah dan kacang-kacangan atau hijau-hijauan.
Penggila makanan berkalori tinggi
Hanya karena makanan tersebut merupakan makanan sehat bukan berarti anda bisa makan dalam toples raksasa.
Beralih dari roti putih ke roti gandum, makan kacang-kacangan bukannya keripik, memakai minyak oil bukannya mentega – perubahan-perubahan ini memang baik. Tapi bukan termasuk rendah kalori juga, jadi tetap kontrol porsinya.
Makan terlalu awal
Pepatah populer mengatakan untuk tidak makan di malam hari, tapi hal ini juga tidak akan berhasil ketika anda makan terlalu awal.
“Orang makan jam 6 dan bangun sampai jam 11 atau sampai tengah malam, jelas tubuh mereka minta diisi bensin lagi,” kata Villacorta.
“Saya leibh menyarankan orang untuk makan 70% porsi kalori sebelum makan malam dan 30% sisanya saat makan malamnya, tidak masalah seberapa telat makan malamnya. Makan seperti ini bisa membantu mencegah ngemil es krim atau jajanan di tengah malam.
Lanjut
Sumber: Health
