cuka apel
cuka apel cuka apel la tamba la tamba cuka apel la tamba cuka apel cuka apel cuka apel la tamba

Ahli Operasi Mengklaim Temukan 'G-Spot'

Eureka! Seorang profesor ginekologi yang telah pensiun mengklaim telah menemukan bukti anatomi keberadaan 'G-spot', mitos zona erotis yang dikatakan memberi orgasme vaginal pada beberapa wanita.

 

 

Pada paper yang diterbitkan minggu ini (25 April 2012) pada Jurnal Pengobatan Seksual, Adam Ostrzenski, MD, menjelaskan struktur seperti sak yang berukuran diameter satu-delapan inchi, berlokasi di depan dinding vagina. Ostrzenski, direktur dari Institut Ginekologi St. Petersburg, Fla, mengidentifikasi sekelompok jaringan pada pembedahan berlapis-lapis dindingvagian pada wanita Polandia berusia 83 tahun yang meniggal 24 jam sebelumnya.

Jika dikonfimasi dengan penelitian di masa mendatang, penemuan ini dapat memberi penerangan pada fungsi seksual wanita dan bahkan membuka pintu perkembangan operasi G-spot, ujar Ostrzenski. Bulan mendatang, ia berencana terbang kembali ke Poland untuk melakukan pembedahan tambahan dan mempelajari jaringannya dengan lebih detil. Stuktur tersebut kemungkinan akan terlihat berbeda pada wanita yang lebih muda, juga lokasi dan ukurannya sepertinya berbeda dari satu wanita ke wanita lainnya, ujarnya.

Bagaimanapun. para ahli yang tidak terlibat dalam penelitian skeptis bahwa penelitian ini merupakan penelitian yang relevan. Struktur yang dijelaskan Ostrzenski mungkin adalah jaringan pembuluh darah yang berkonstribusi pada gairah seksual, tapi hal ini tidak secara langsung menjelaskan fenomena G-spot secara penuh, ujar Emmanuele Jannini, MD, profesor endokrinologi dan seksologi Universitas L'Aquila, Italia.

"G-spot bukan hanya sebuah spot; ia adalah sesuatu yang lebih kompleks," kata Jannini, yang telah menggunakan ultrasound untuk mencari keberadaan G-spot pada penelitiannya sendiri. "Ada sesuatu di sana. Kita bisa menyebutnya G-spot atau bukan—itu tidak penting.”

Paper Ostrzenski ini, lebih lanjut, tidak berisi informasi lebih lanjut pada wanita yang telah meninggal tersebut, sejarah medis maupun fungsi seksualnya, jadi tidak dapat diketahui apakah ia pernah mengalami orgasme vaginal yang berkenaan dengan G-spot, ujar Amichai Kilchevsky, MD, urologi Sekolah Medis Yale, di New Haven, Connecticut.

"Saya tidak yakin apa yang berkonstribusi di sini," Kilchevsky berkata, "Untuk mempelajarinya, anda memerlukan seseorang yang masih hidup, atau sesuatu seperti MRI yang akan benar-benar memperlihatkan aliran darah pada otak. Kita masih harus belajar banyak mengenai fungsi anatomi pada wanita."

 

 

 

 

Sumber: Health "Surgeon Claims to Have Found 'G-Spot'" by Anne Harding 25 April 2012